Seniman
: Ilham Mustafa
Judul
: Gesang 1917-2017
Media
: Digital cetak
DESKRIPSI
Secara
keseluruhan di sini penulis melihat desain WPAP
karena seorang tokoh Indonesia yaitu yang sedang memainkan seruling, di
sebelah kanan atas ada tulisan Gesang yang memiliki maksud bahwa desain
tersebut adalah gambaran dari tokoh Gesang itu sendiri. Pada bagian bawah
terdapat tulisan “Ilham Mustafa” yang artinya desainer karya seni gesang
tersebut.
ANALISIS
FORMAL
Sebuah
poster karya desain untuk mengingat kisah tokoh musisi Indonesia yaitu gesang
yang di buat dengan hal yang berbeda. Karena desain di buat menggunakan teknik WPAP dengan perpaduan warna yang
kontras. Tata letak tidak sama kanan dan kiri serta di dukung dengan peletakan
tulisan gesang di bagian kanan. Dengan hai ini desainer di buat dengan
menggunakan keseimbangan asimetris.
ANALISIS
TABEL
INTERPRETASI
Interpretasi
semua subjek yang berada pada karya karya tersebut, berbeda - beda
penafsirannya dari setiap orang. Hal ini terjadi karena perbedaan sudut pandang
dan wawasan tentang kritik seni seseorang.
Subjek
yang pertama sebuah gamabaran tokoh musisi Indonesia yaitu gesang,. Gesang adalah
seorang penyanyi dan pencipta lagu asal Indonesia.
Dikenal sebagai "maestro keroncong Indonesia".
Subjek
kedua adalah headline, fungsinya seperti
judul tetapi headline disini sebagai
identitas dari sosok yang berada pada karya desain tersebut
Subjek ke
tiga adalah watermark atau identitas
sang seniman karya desain tersebut. Sebagai petunjuk bahwa karya ini dibuat
oleh Ilham Mustafa pada tahun 2017.
Subjek ke
empat adalah latar belakang /background,
terlihat menyatu dengan tokoh Gesang sebagai point of interest dari karya desain
tersebut, namun tetap antara subjek dengan background
tetap memiliki ruang semu. Terlihat mana yang subjek mana yang background pada karya desain tersebut. Background
tersebut menimbulkan kesan modern dan penuh warna sesuai dengan tema yang di
ambil yaitu WPAP.
EVALUASI
Karya
desain poster tersebut memiliki gaya yang modern dan penuh warna, komposisi
warna yang dipilih tepat dan tidak dominan antara satu dengan yang lainnnya,
sehingga terlihat menyatu dan tidak berdiri sendiri. Proporsi dari sosok Gesang
terlihat seimbang.
Namun sayangnya
dalam karya tersebut sosok gesang di buat tidak terlalu mirip dengan sosok
aslinya. Jika tidak ada identitas pada karya tersebut, orang awam mungkin tidak
akan mengenali sosok itu.
Secara
keseluruhan saya kurang menyukai karena sosok gesang di karya tersebut terlihat
aneh dan tidak mirip dengan sosok Gesang.
Namun satu
hal yang saya sukai. Karya ini adalah sebuah pembaharuan, dari sosok Gesang
yang jarang dikenal oleh mayoritas zaman sekarang, dan hamper terlupakan.



Apakah karya ini hanya untuk kebutuhan seni saja atau ada maksud lain ?
BalasHapussaya kurang tu. tapi sepertinya Karya ini hanya untuk di pamerkan dan di apresiasikan bro......
BalasHapusini kritikusnya siapa ya?
BalasHapus